Daikin tidak tergesa-gesa bangun pabrik di Indonesia karena penjualan produk di negara ini belum mencapai 500.000 unit per tahun. Perusahaan ini menilai bahwa saat ini tidak feasible untuk memproduksi AC di Indonesia, meskipun telah menjalin kerja sama dengan PT Imora Makmur. Fokus utama mereka adalah pemasaran produk dari pabrik di Thailand hingga mencapai target penjualan yang diinginkan.
- Pangsa pasar AC Daikin di Indonesia saat ini baru mencapai 5%.
- Total penyerapan pasar produk AC di Indonesia tahun lalu hanya 84.000 unit.
- Daikin Industries telah memiliki pabrik di Thailand sejak 1997 untuk memenuhi kebutuhan pasar ASEAN.
- Penjualan AC Daikin di luar Jepang menyumbang lebih dari 60% dari total penjualan.
- Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang produk dan layanan Daikin, silakan konsultasikan dengan kami. Chat kami via WhatsApp: +62 878 7878 2773
PT Daikin Airconditioning Indonesia tidak akan tergesa-gesa membangun pabrik di Indonesia sebelum penjualan produknya di negeri ini mencapai 500.000 unit per tahun.
Isao Tsumura Presdir PT Daikin Airconditioning Indonesia mengatakan pangsa pasar AC Daikin di Indonesia baru mencapai 5%. Tahun lalu total penyerapan pasar produk elektronika tersebut secara nasional baru mencapai 84.000 unit.
“Dari hitungan skala bisnis tidak fisible untuk di produksi di Indonesia. Itu sebabnya kami tidak akan buru-buru membangun pabrik AC di sini [Indonesia] meskipun Daikin Industries Ltd sudah melakukan joint venture dengan PT Imora Makmur mendirikan perusahaan di Indonesia,” ujarnya di sela-sela memperkenalkan manajemen baru PT Daikin Airconditioning Indonesia di Surabaya, Rabu 30 Mei 2012.
Menurutnya investasi pabrik AC di Indonesia baru fisible jika total penjualannya di Indonesia sudah mencapai 500.000 unit per tahun. Sebelum mencapai jumlah tersebut pemasaran produk Daikin di Indonesia tetap dipasok dari pabriknya di Thailand.
Sebagaimana dilaporkan Pada 1997 Daikin Industries telah membangun pabrik di Thailand. Keberadaan pabrik tersebut untuk memasok pendistribusian pasar negara-negara di Asean.
Dia mengatakan market share perusahaan tersebut di Thailand relatif besar. Sementara negara lain yang juga mencatat pangsa pasar besar adalah Singapura, Australia, dan Vietnam.
Saat ini, lanjutnya, secara total 60% lebih penjualan AC perseroan tersebut berasa dari kontribusi pasar diluar Jepang. “Kondisi tersebut membuktikan peseroan kami sudah menglobal.”
sumber: https://www.bisnis.com/articles/daikin-tak-buru-buru-bangun-pabrik-di-indonesia