- Penjualan AC DAIKIN meningkat 30% di Eropa akibat gelombang suhu panas, mendorong perusahaan untuk menaikkan proyeksi pendapatan.
- Daikin Industries Ltd berencana mengumumkan proyeksi pendapatan baru pada laporan tengah tahun November mendatang.
- Perusahaan menargetkan pendapatan bersih 37 miliar yen dan penjualan 1,16 triliun yen untuk tahun yang berakhir Maret.
Ingin tahu bagaimana gelombang panas di Jepang dan Eropa mengubah nasib Daikin? Temukan seluk-beluk peningkatan penjualan AC yang mengejutkan dan proyeksi pendapatan terbaru mereka di artikel lengkap ini!
AC DAIKIN mengalami peningkatan penjualan unit di tahun ini setelah adanya gelombang suhu panas di Jepang dan Eropa sehingga berencana untuk menaikkan proyeksi pendapatan, demikian dikatakan OSAKA Daikin Industries Ltd, produsen air conditioner (AC) terbesar dunia.
“Penjualan AC di Eropa pada Juli melonjak sekitar 30% dibandingkan dengan tahun lalu. Kami akan menaikkan proyeksi ketika kami melaporkan pendapatan tengah tahun pada November,” kata Susumu Okano, Corporate Communications Daikin, kemarin.
Okano menolak menyebutkan target kenaikan tersebut. Daikin pada 5 Agustus mengungkapkan proyeksi pendapatan bersih 37 miliar yen (US$432 juta) dan penjualan 1,16 triliun yen pada tahun yang berakhir 31 Maret, (ibloombek/hu)